PENGERTIAN ADMINISTRASI
BISNIS
Manusia adalah mahkluk sosial yang hidup dalam suatu sistem terbuka. Sebagai mahkluk sosial manusia
memiliki berbagai kepentingan baik yang
bersifat individual maupun kelompok. Untuk dapat memenuhi berbagai kepentingan
tersebut secara alamiah manusia berinteraksi dengan lingkungannya. Interaksi
manusia dengan lingkungannya sangat kompleks karena kepentingan manusia
beragam, dan saling terkait.
Seperti juga kepentingan,
keinginan dan kebutuhan manusia sangat beragam dan terus berubah. Dinamika
kebutuhan manusia mengakibatkan dinamika upaya pemenuhan kebutuhan. Secara
alamiah manusia membentuk atau membangun kelompok yang didasarkan pada
rasionalitas dan kesamaan pandang yang menghasilkan pola interaksi sebagai
proses penyelenggaraan yang mencakup kebijakan, pengorganisasian, pengarahan,
dan pengendalian. Dalam ilmu-ilmu sosial penyelenggaraan yang tercakup tersebut
dikategorikan ke dalam ilmu administrasi.
Ilmu administrasi yaitu ilmu
pengetahuan yang mempelajari proses penyelenggaraan kerja sama antara
orang-orang yang bergabung dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan.
Ditinjau dari aspek kemasyarakatan, kondisi tersebut merupakan sebuah fenomena
sosial.
Pendekatan sosial memahami
administrasi sebagai proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam upaya
mencapai suatu tujuan tertentu. Dalam pendekatan manajemen, administrasi
dipandang sebagai ketatausahaan, sedangkan pendekatan organisasi, administrasi
dipandang sebagai pengaturan terhadap unsur-unsur organisasi. Jika dipandang
dari sudut pengertian, pokok kegiatan administrasi yaitu kerja sama, terdapat
kesamaan pandang yaitu administrasi sebagai penyelenggaraan.
Administrasi adalah rangkaian
aktivitas yang terdiri dari berbagai unsur yang oleh pemikiran dan kesepakatan
antara dua orang atau lebih. Unsur-unsur tersebut mencakup manusia, tujuan,
kemampuan, pembagian tugas, serta sumber daya. Manusia merupakan titik sentral dari
administrasi karena manusia adalah penyelenggara atau pengatur utama
unsur-unsur lain. Tujuan, pembagian tugas serta pemanfaatan sumber daya sangat tergantung
dari rasionalitas manusia dalam bekerja sama.
Menurut Leonard D. White
(1958), administrasi adalah suatu proses yang umum dalam semua usaha-usaha
kelompok baik dalam usaha umum atau pribadi maupun sipil ataupun militer baik
dalam skala besar maupun kecil.
Namun, secara luas administrasi
adalah proses kerja sama secara sistematis dari sekelompok manusia yang
berinteraksi dengan lingkungannya untuk mencapai suatu tujuan tertentu secara
efektif, efisien dan saling menguntungkan sertra berkelanjutan.
Bisnis adalah niaga atau
business dapat dirumuskan sebagai keseluruhan dari pada aktivitas-aktivitas
yang teratur dan kontinyu, berupa mengadakan barang-barang atau jasa-jasa dan
atau fasilitas-fasilitas untuk dijual atau disewagunakan, dengan tujuan
memperoleh pendapatan berupa laba (yakni omset total dikurangi biaya total)
yang sebesar-besarnya dari aktivitas-aktivitas tersebut, aktivitas-aktivitas
tersebut dijalankan didalam perusahaan merupakan unit kesatuan organisasi
niagawan.
Menurut para tokoh, pengertian
bisnis adalah sebagai berikut :
1. T.
chwee (1990)
Bisnis merupakan
suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan
kebutuhan masyarakat.
2.
Grifin dan ebert
Bisnis adalah
suatu organisasi yang mennyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk
mendapatkan keuntungan.
3.
Steinford
Bisis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
Bisis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
4.
Mahmud machfoedz
Bisnis
adalah suatu usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang
terorganisasi agar bisa mendapatkan laba dengan cara memproduksi dan memjual
barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat .
5.
Glos, steade dan lowry
(1996)
Bisnis merupakan
sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan
mentransformasikan berbagai sumberdaya menjadi barang atau jasa yang diinginkan
konsumen.
6.
Musselman dan jackson
(1992)
Bisnis adalah
jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir orang-orang yang berkecimpung dalam
bidang perniagaan dan industry yag menyediakan barang atau jasa ontuk
mempertahankan dan mem[erbaiki standard serta kualitas hidup mereka.
7.
Boone dan kurtz
(2002;8)
Bisnis adalah
semua aktivitas aktivitas yang bertujuan memcari laba dan perusahyaan yag
meghasilkan barag serta jasa yang dibutuhkan oleh sebuah sistem ekonomi.
Bisnis sendiri mempunyai arti sebagai subyek yang
menyediakan barang dan atau jasa untuk masyarakat dengan maksud mendapatkan
laba.Subyek atau pelaku bisnis: individu, kelompok individu, perusahaan (BUMS
atau BUMD/BUMN), koperasi. Laba memiliki tujuan
dalam kegiatan bisnis, yaitu:
1. agar
dapat menjaga kelangsungan bisnisnya.
2. sebagai
insentif atau pendorong untuk bekerja lebih efisien.
3. yang dicapai merupakan ukuran standar perbandingan dengan
bisnis lainnya.
4. merupakan
penghasilan bagi pemerintah, karena makin meningkat laba bisnis, maka meningkat
pula penghasilan pemerintah melalui system perpajakan.
Fenomena
bisnis sangat tergantung kepada lingkungan eksternalnya (misal sistem ekonomi)
dan lingkungan internal (misal jiwa kewirausahaannya atau orientasi
kewirausahaan). Bisnis diartikan sebagai seluruh kegiatan yang diorganisasikan
oleh orang-orang yang berkecimpung di dalam bidang perniagaan (produsen,
pedagang, konsumen, dan industri di mana perusahaan berada) dalam rangka
memperbaiki standar serta kualitas hidup mereka. Orang yang berusaha
menggunakan uang dan waktunya dengan menanggung risiko, dalam menjalankan
kegiatan bisnis disebut entrepreneur. Untuk menjalankan kegiatan bisnis maka
entrepreneur harus mengkombinasikan empat macam sumber, yaitu : material,
human, financial, dan informasi.
Studi
administrasi bisnis bukan merupakan suatu bidang yang baru, melainkan telah
dikenal sejak lama, dahulu masih
dinamakan administrasi niaga. Administrasi
bisnis adalah cabang ilmu administrasi yang secara khas mempelajari
administrasi daripada dan terdapat didalam organisasi-organisasi bisnis dengan
pengertian bahwa yang dimaksud dengan bisnis adalah untuk mengejar laba
(profit,winst), atau yang mempergunakan laba sebagai indikator daripada
efisieni operasinya. Sebagian besar organisasi-organisasi tersebut merupakan
perusahaan.
Administrasi bisnis adalah administrasi yang mengejar
tercapainya tujuan-tujuan yang bersifat keniagaan (business objectives), dalam
pengertian ini maka administrasi niaga tersebut dijalankan oleh setiap manajer
didalam suatu organisasi.
Terdapat lima sumber daya utama yang harus dikelola dalam
kegiatan bisnis, yaitu :
1.
Informasi, adalah
sumber daya yang berupa keterangan atau berita yang memiliki arti tentang suatu
hal yang berhubungan dengan kepentingan bisnis secara luas.
2.
Kapital, adalah
sejumlah uang yang digunakan untuk berbagai keperluan dalam proses produksi.
3.
Manusia, sebagai
administrator yang memiliki kemampuan atau keahlian di bidangnya yang
diperlukan dalam mengatur, mengoordinasi, mendinamisir dan mengontrol kegiatan.
4.
Peralatan, adalah alat-alat
dan gedung-gedung yang membantu proses penyelenggaraan kerja sama.
5.
Ilmu, pengetahuan
dan teknologi, adalah sumber daya dinamis yang dapat digunakan untuk
mengendalikan dan mengembangkan perubahan.
Kelima sumber daya utama tersebut merupakan satu kesatuan
yang tidak dapat dipisah-pisahkan.
Administrasi bisnis merupakan bagian integral dari
administrasi pembangunan suatu bangsa yang mengatur kepentingan masyarakat
dalam usaha memperoleh barang dan jasa yang dibutuhkan atau diinginkan secara
teratur dan berlanjut. Dapat disimpulkan, administrasi bisnis adalah
keseluruhan proses kerja sama dalam memproduksi barang dan atau jasa yang
dibutuhkan dan diinginkan pelanggan hingga pada penyampaian barang atau jasa
tersebut kepada pelanggan dengan memperoleh dan memberikan keuntungan secara
seimbang, bertanggung jawab dan berkelanjutan.
RUANG LINGKUP
ADMINISTRASI BISNIS
Kegiatan bisnis merupakan sebuah sistem terbuka yang
berada di lingkungan yang terdiri dari berbagai elemen atau unit yang saling
berkaitan satu sama lainnya sebagai suatu sistem sosial yang terbuka. Sebagai
sebuah sistem yang terbuka, unit-unit bisnis merupakan bagian dari sebuah
lingkungan yang dapat memengaruhi atau dipengaruhi. Sebagai unit sosial,
organisasi bisnis mempunyai peran terhadap berbagai fungsi sosial yang saling
kait mengait dapat membentuk sebuah lingkungan bisnis yang dinamis.
Lingkungan organisasi bisnis mempunyai elemen yang dibagi
menjadi dua aspek, yaitu elemen-elemen yang langsung memengaruhi kinerja
organisasi dan elemen-elemen yang tidak langsung memengaruhi kinerja organisasi.
Elemen-elemen
lingkungan lansung memengaruhi kinerja organisasi bisnis terdiri dari
pihak-pihak berkepentingan baik individu maupun kelompok, yaitu :
1. Pelanggan,
adalah pihak yang menggunakan produk atas jasa yang ditawarkan. Pelanggan dapat
berupa individu, kelompok, lembaga atau pihak yang menjual jasa lain untuk
menjual kembali produk yang di tawarkan.
2. Pemasok,
adalah setiap organisasi independen yang memasukkan bahan yang di gunakan dalam
proses produksi.
3. Kelompok
khusus, adalah organisasi lain yang ide-ide dan atau kegiatannya dapat menjadi
masukan yang menguntungkan atau merugikan.
4. Media,
adalah salah satu sarana komunikasi organisasi antara perusahaan dengan
masyarakat.
5. Serikat
pekerja, adalah lembaga yang mengorganisasi karyawan berdasarkan kesamaan
bidang kerja seperti serikat pekerja tambang batu bara, atau berdasar
kepentingan lain.
6. Pesaing,
adalah perusahaan lain yang memproduksi jenis barang yang sama atau jasa yang
sama seperti diproduksi oleh organisasi bersangkutan.
7. Karyawan,
adalah sumber daya manusia sebagai mitra utama perusahaan yang memiliki sikap
dan pandangan yang dapat berubah selaras dengan perjalanan waktu.
8. Pemegang
saham dan atau direksi, merupakan pemilik figure-figur yang mempunyai wewenang
dalam menentukan dan mengendalikan arah pengelolaan organisasi.
Elemen-elemen
tidak langsung dari lingkungan eksternal dapat memengaruhi organisasi dengan
dua cara, yaitu mendikte formasi suatu kelompok untuk menjadi pihak
berkepentingan, dan menciptakan iklim yang dapat mengubah formasi organisasi.
Elemen-elemen lingkungan tidak langsung meliputi :
1. Sosial-budaya,
adalah semua nilai , norma dan keyakinan yang menjadi dasar pemikiran dan
tatanan perilaku suatu masyarakat.
2. Ekonomi,
adalah kondisi perekonomian secara umum, seperti inflasi, tingkat suku bunga,
nilai tukar dan pertumbuhan yang pada tingkatan tertentu dapat menjadi masukan
bagi pengelolaan usaha.
3. Politik,
adalah hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara di mana
kebijakan-kebijakan yang dipilih menjadi salah satu penentu yang dapat
memengaruhi proses pengelolaan usaha.
4. Ilmu,
pengetahuan dan teknologi, merupakan sebuah aplikasi bisnis yang dapat menciptakan
berbagai penemuan dan inovasi.
5. Peran
ganda, adalah kegiatan yang memungkinkan seseorang untuk melakukan peran ganda.
Contoh, seorang karyawan perusahaan mainan anak sekaligus menjadi orang tua
yang membeli produk perusahaan, menjadi anggota pemegang saham, dan atau bahkan
menjadi anggota kelompok lembaga konsumen yang ikut mengontrol proses produksi.
DAFTAR
PUSTAKA
Lilissolehat.files.wordpress.com/2011/02/bab-i-lingkup-admin-bisnis.pps
Materi
powerpoint Konsep Dasar Ilmu Administrasi
(Bisnis)
Poerwanto.
2006. New Business Administration. Yogyakarta:
PUSTAKA PELAJAR

0 komentar:
Posting Komentar